Bahan baku yang cocok
Proyek apel, tomat, mangga, jeruk, nanas, beri, jambu biji, wortel dan buah campuran dapat dibahas sesuai prioritas produk.
Pabrik pengolahan buah industri membutuhkan logistik bahan baku terintegrasi, pemrosesan berkelanjutan, sistem utilitas, pengisian, CIP, otomatisasi dan perencanaan pemasangan.



Halaman ini untuk pabrik yang lebih besar di mana stabilitas produksi, pembersihan, utilitas, otomatisasi, dan logistik pengemasan penting seperti mesin utama.
Proyek apel, tomat, mangga, jeruk, nanas, beri, jambu biji, wortel dan buah campuran dapat dibahas sesuai prioritas produk.
Proyek industri sering menggunakan beberapa shift atau periode produksi musiman, jadi CIP, utilitas dan akses pemeliharaan perlu direncanakan.
Ruang lingkup dapat mencakup desain lini, pembuatan peralatan, antarmuka utilitas, kontrol PLC, instalasi dan commissioning.
| Barang | Pertanyaan Perencanaan Referensi Saja | Alasan Teknik |
|---|---|---|
| Masukan per jam | Referensi saja: tentukan kapasitas sebagai masukan bahan baku dan keluaran produk akhir untuk setiap rute. | Menentukan lebar mesin pencuci, ukuran crusher atau mesin pembubur buah, tangki dan kecepatan pengisian. |
| Area pabrik | Fasilitas industri membutuhkan penerimaan, pemrosesan, pengisian, gudang, utilitas, dan area layanan terpisah. | Memengaruhi tata letak peralatan, lorong operator, drainase dan gerakan pengemasan. |
| Uap | Konfirmasikan tekanan, kapasitas boiler, dan permintaan puncak. | Sterilisasi, penguapan, air panas, dan CIP semuanya dapat membutuhkan uap. |
| Daya listrik | Konfirmasi tegangan, fase, frekuensi, dan batas daya terpasang. | Motor, pompa, kontrol, pendingin, dan utilitas membutuhkan perencanaan listrik. |
| Air pendingin | Konfirmasikan ketersediaan air menara, air dingin, atau air proses. | Pendinginan mengontrol suhu produk, kondisi pengisian, dan keseimbangan penukar panas. |
| Tenaga kerja | Tingkat otomatisasi menentukan jumlah operator, ketertelusuran, kontrol resep, dan penanganan alarm. | Penyortiran, pemangkasan, pengemasan, dan pembersihan manual memengaruhi throughput praktis. |
| Format kemasan | Rute massal aseptik, botol ritel, kantong, kaleng, toples dan karton dapat dikombinasikan dengan perencanaan. | Botol, kantong, kaleng, toples, dan drum aseptik membutuhkan pengisi dan panjang garis yang berbeda. |
Front-end, ekstraksi, perlakuan panas, pengisian, dan CIP harus beroperasi sebagai sistem yang seimbang.
PLC, HMI, interlock, alarm, dan resep mengurangi variabilitas operator.
Uap, pendinginan, udara terkompresi, drainase, dan CIP menentukan keandalan pengoperasian jangka panjang.
Tidak. Halaman kapasitas adalah halaman perencanaan referensi saja. Ukuran akhir harus dikonfirmasi dari bentuk bahan baku, produk target, jam shift, pengemasan, dan utilitas.
Gunakan masukan bahan baku segar per jam atau per hari, dan juga nyatakan produk akhir yang diharapkan. Lini jus buah 3 TPH dan jalur pure 3 TPH dapat memerlukan peralatan yang berbeda.
Terkadang, tetapi hanya jika persyaratan persiapan, pembuatan pulp, pemanasan, dan pembersihan kompatibel. Nyatakan produk prioritas terlebih dahulu dan cantumkan produk masa depan secara terpisah.
Panjang bangunan, lebar, posisi pembuangan lantai, tinggi langit-langit, arah penerimaan bahan baku, area pengemasan, utilitas, dan akses operator semuanya memengaruhi tata letak.
Sampaikan bahan baku, produk akhir, kapasitas per jam, Brix, viskositas, kemasan, utilitas, tata letak pabrik, kebutuhan otomasi, dan jadwal proyek. Nilai perkiraan dapat digunakan untuk kajian teknik awal.